Share  

INDUSTRI PARIWISATA

Danau Toba dilirik tiga investor resor lokal

Oleh : Jane Aprilyani
Rabu, 13 September 2017
19:34 WIB
Danau Toba dilirik tiga investor resor lokal

KONTAN.CO.ID - Tidak hanya Bali yang jadi destinasi favorit dunia, kini Kementerian Pariwisata pun gencar mengembangkan kawasan Danau Toba. Untuk mendapat pengakuan dunia dan dikunjungi wisatawan mancanegara Kementerian Pariwisata pun menyiapkan lahan yang jadi pusat pariwisata.

Danau Toba itu Geopark dan untuk mendapat pengakuan dunia, dari segi amenitas telah disiapkan lahan seluas 602 hektare berlokasi di Sibisa, Kabupaten Toba Samosir, untuk nantinya dikembangkan menjadi integrated resort seperti di Nusa Dua, Bali,” ujar Arief Yahya, Rabu (13/9).

Mengenai lahan negara di daerah Sumatera Utara ini, Ketua Badan Otorita Danau Toba (BODT), Ari Prasetyo mengatakan, kawasan terintegrasi di Sibisa, Kabupaten Toba, Samosir ini telah disiapkan untuk pembangunan hotel, golf course juga lahan untuk atraksi/spa/galeri UKM yang sifatnya komersil.

Sebagai orang yang ditunjuk Menteri Pariwisata, Ari bilang lahan seluas 602 hektare dimaksimalkan untuk meningkatkan pariwisata Danau Toba. Karena itu, lahan yang ada disiapkan terlebih dahulu dan dimulai pengurusan Amdal, serta masterplan mengenai lahan yang digunakan investor.

"BODT siapkan lahan yang ada sertifikat hak pengelola lahan (HPL). Barulah tahun depan membangun infrastruktur ditambah investor bisa membangun hotel dan proses ini cukup panjang," ungkap Ari kepada KONTAN, Rabu (13/9).

 

Investor lokal

Dalam menyiapkan kawasan terintegrasi di Sibisa, Ari bilang, akan ada sampai tiga investor lokal yang akan menanamkan uangnya membangun hotel. Rencananya hotel yang dibangun pun bintang lima dengan nilai investasi rata-rata Rp 500 miliar.

"Tetapi ini tergantung dan kembali lagi dari investor yang membangun dengan luas lahan, dan kapasitas kamar berapa. Biasanya diatas 100 kamar," pungkasnya.

Hanya saja, Ari tidak menyebutkan nama dari investor lokal yang akan membangun hotel di kawasan terintegrasi Sibisa, Danau Toba. Ari hanya menyebutkan nantinya akan ada 5-10 hotel yang dibangun. Dan sekitar 50% lahan di Sibisa dijadikan kawasan salable atau layak jual untuk dibangun hotel atau golf course. Sementara sisanya bisa dibangun area untuk jual makanan dari pelaku UKM, galeri lukisan atau kerajinan, spa, ataupun tempat untuk menyelenggarakan atraksi tari dan lainnya.

Bicara soal skema bentuk kawasan, Ari menyebut bahwa gambaran kawasan sama seperti dengan yang berada di Nusa Dua, Bali. "Kawasan terintegrasi ini sama seperti di Nusa Dua karena tidak ada referensi sebagus itu," ucap Ari.

Disamping menyiapkan kawasan terintegrasi di Sibisa, Danau Toba, Badan Otorita Danau Toba pun fokus memasarkan paket pariwisata untuk mendatangkan wisatawan asing. Untuk itu ada paket wisata tiga hari dua malam seharga 300 dollar Singapura. "Nantinya bisa wisata ke Hutaginjang, lalu besok ke Balige yang ada makam Sisingamangaraja, lalu menginap di hotel parapat lalu kami ajak ke Samosir," beber Ari Prasetyo.


Danau Toba Dapat Investor Untuk Jadi Destinasi Dunia

Editor : Sanny Cicilia
    Berita Terkait