VALUTA

Dollar AS kembali cerah

Rabu, 10 Januari 2018 |  08:45 WIB
Dollar AS kembali cerah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dollar Amerika Serikat mulai menguat berkat pidato Gubernur Federal Reserve di dua negara bagian AS yang bernada hawkish. Alhasil, the greenback cenderung menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia. 

Selasa (9/1), pasangan EUR/USD anjlok 0,34% ke level 1,1926, Serupa, GBP/USD pun tergelincir 0,26% menjadi 1,3533. Hanya pairing USD/JPY saja yang menukik 0,27% ke posisi 112,78.

Pidato Gubernur Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic dan Gubernur Federal Reserve Bank of San Francisco John Williams pada Senin (8/1) menegaskan The Fed bakal menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini. 

Tak ayal, dollar AS menguat terhadap euro. Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menjelaskan, selain sentimen tersebut, pasar juga melakukan profit taking terhadap euro yang sudah menguat sejak awal 2018 ini. 

EUR juga mendapat katalis negatif setelah estimasi inflasi tahunan Desember 2017 turun menjadi 1,4%. Karena itu, Alwi memprediksi, koreksi EUR/USD masih berlanjut.

Dollar AS juga menguat terhadap poundsterling. GBP juga tertekan sentimen reshuffle kabinet Perdana Menteri Theresa May. "Theresa May melakukan reshuffle besar-besaran pekan ini," kata Yohanes Sigit Hartono, Analis Rifan Financindo Berjangka.

Tren koreksi pairing ini diperkirakan akan berlanjut. Ini terjadi karena defisit neraca perdagangan Inggris November diprediksi membengkak. 

Posisi dollar AS hanya loyo terhadap yen yang mendapat sentimen positif setelah Bank of Japan (BoJ) mengumumkan bakal mengurangi stimulus. "Ini jadi langkah pengetatan moneter pertama Jepang," kata Putu Agus Pransuamitra, Analis Monex Investindo Futures. 

BoJ akan mengurangi pembelian obligasi dengan tenor 25 tahun-40 tahun. Putu memprediksi pairing USD/JPY berpotensi terus terkoreksi.

Reporter : Tane Hadiyantono
Editor : Wahyu Rahmawati

Terbaru
Terpopuler